header-int

HADZA ABI: My Dad My Inspiration

Minggu, 14 Feb 2021, 18:00:01 WIB - 181 View
Share
HADZA ABI: My Dad My Inspiration

Pandemi bukanlah suatu hal yang perlu diratapi, melainkan sebagai percikan api untuk melejitkan suatu inovasi baru. Hal tersebut yang menjadi impian SDIT Ibnu Hajar untuk terus berinovasi mengembangkan kegiatan seru berbasis virtual dimasa pandemi ini. Alhamdulillaah, atas izin Allah Ta’ala salahsatu Kegiatan Unggulan dari sekolah kami yaitu “Hadza Abi” telah terlaksana pada Sabtu, 13 Februari 2021 kemarin. Sehari bersama Ayah merupakan moment Privillege terutama bagi Ananda yang memang sang Ayah kerja full-time atau bahkan kerja diluar daerah dan hanya bisa pulang kerumah beberapa pekan sekali saja. Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk Ananda mengenal sosok inspirasi nya, menciptakan bonding yang mantab untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan, berkolaborasi menyelesaikan dan membantu pekerjaan rumah, bahkan menciptakan kehangatan saat mendengarkan cerita kerja keras seorang Ayah untuk menafkahi keluarga, itu harus dijalin sejak anak masih kecil.

Acara ini diawali dengan Pembukaan via Zoom dengan pelepasan Peci (untuk Ikhwan) dan Sorban / Pashmina (untuk Akhwat) antara Ayah dan Ananda. Antusias para peserta – siswa-siswi Sholih dan Sholihah SDIT Ibnu Hajar dari Grade 1 hingga Grade 6 – sangat mengesankan, terlihat saat acara virtual mereka bekerjasama kompak dengan sang Ayah untuk Sholat Dhuha, menyiapkan makanan kesukaan Bunda, hingga bersih-bersih rumah. Semua dilakukan dengan senyum haru bahagia tergores di wajah polos mereka. Acara dilanjutkan dengan cerita oleh sang Ayah mengenai “My Dad My Inspiration” dimana pada sesi ini para siswa banyak yang terharu oleh cerita yang dituangkan oleh masing-masing ayahnya, mereka lebur dalam tangis pelukan rindu akan sosok Ayah yang menjadi Super Hero dihidupnya. Penutupan acara diisi dengan tausyiyah oleh Ust. Imam Muhib S.Pd.i, M.M yang sangat menyentuh. Para peserta baik siswa-siswa, para Ayah dan Bunda serta Ibu dan Bapak Guru yang ikut join di acara virtual tersebut diajak bersama-sama menyelami makna kandungan Surah Luqman ayat 13-14 berikut:

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Nya kembalimu.” (QS. Luqman: 13-14)

Sungguh, amalan yang paling baik disisi Allah setelah Tauhidullah ialah Birrul walidain. Karena itu, semoga tiap keringat yang telah Ayah curahkan untuk kebaikan keluarga akan dibalas Allah Ta’ala dengan mengaruniakan anak-anak Sholih Sholihah – penghafal Kalam Allah dan penyejuk mata kedua orangtua – yang kelak diakhirat akan menggandeng tangan Ayah dan Bunda nya ke SyurgaNya.

Unidha
© 2021 SIT Ibnu Hajar Balikpapan Follow SIT Ibnu Hajar Balikpapan : Facebook Twitter Linked Youtube